Tajen Sebagai Komoditas Politik
By Dek Didi • Mar 13th, 2008 • Category: Featured, Politik
Ah, tajen yang dulu dilarang dan begitu gencarnya dibasmi. Kini menjadi komoditas politik. Memang ketika nafsu kuasa sudah merasuk, hati nurani memang bisa tergadai. Apa yang terucap kan bisa ditarik kembali. Apalagi hanya sebuah tajen
Bukannya mau sok politis atau pro dan kontra sama tajen. Tapi ini masalah sebuah konsistensi niat. Begitu besarkah pengaruh para bebotoh, sehingga tajen pun kembali diberi angin segar? Eits, jangan-jangan preman-preman yang ditangkap barusan juga dilepas lagi. Kan mau memenangkan sebuah pertarungan politik???
Ah, seandainya ini cuma mimpi, tentu aku tidak akan begitu memikirkannya. Semoga ini cuma mimpi………………………….
Lagi malas nulis. Gak bisa mikir soalnya. Pendapat Anda gimana?
Update:
Tentang tajen (bebotoh) dan Pilkada Bali, tulisan yang lebih baik ada dibawah ini:
Tibalah masa Keemasan Para Bebotoh Bali oleh Winata
Selamat Datang Kemenangan Bobotoh oleh Anton Muhajir
In the Name of Popularity v2 oleh Nyoman Winardi
Dek Didi is
Email this author | All posts by Dek Didi




hahaha, sajan nok. kita seiya sekata neh.

ayo nae kita jadi bebotoh jg.
anton’s last blog post..Selamat Datang Kemenangan Bobotoh
cacak ndasne i pastika to. tidak konsisten sekali. gelem ajak nyamane puk bli. dulu ngejar - ngejar sekarang malah bilang itu karena tugas … ketik c spasi d sekali …
Nyoman Ribeka’s last blog post..How to Make Fast Money
setuju sama anton…c spasi d
singkong di kasi ragi ( tape deeehh)
roti digoreng (cakue deeehh)
temennya bawang (cabe deeh)
yang dicampur wedang (jahe deeehhhh…lo makin gak mirip)
mangku pastika : “tapi ini saya lakukan supaya KITA bisa memenangkan kembali kejayaan Bali”
semuanya serempak : “KITA?? ELU AJA LAGI, GUE ENGGAK!” *niru-niru gaya ruben sama madam ivan*
okanegara’s last blog post..Media Watch Remaja?
komentar cange patuh ajak di postingan bli anton”pagi kedelai sore tempe”.
“amun sube dasarne sing satya wacana,kayang2 lakar terus keto….NGUDIANG MILIH CALON CARE KETO…!!!!”
ady gondronk’s last blog post..Pindah Rumah
Dalam dunia politik, para politikus sangat faham dan mengerti suatu ungkapan politik : “Dalam dunia politik praktis Tidak Ada Teman atau pun lawan Yang Abadi Namun Hanya Ada kepentingan Yang Abadi”.
In case, Pak Mangku Pastika mungkin bukan orang dengan latar belakang politik praktis tapi beliau sekarang telah “mempraktekkan” ungkapan politik diatas sebagai dasar argumen politik beliau demi mencapai bali 1.
“Tiada suatu kebijakan atau komitmen yang abadi karena demi kepentingan politik untuk Bali 1, komitmen tersebut bisa dievaluasi “.
[…] ini heboh dan menjadi headline di beberapa blog teman-teman BBC seperti Bli Anton, Bli Winardi, Bli Dek Didi, Bli Wira, dan […]
http://pastika.wordpress.com
nuarta’s last blog post..Pembuatan KTA PDI Perjuangan membludak