Bali is My Life

Jele Melah Gumi Gelah

Jangan Baca Berita Dengan Tanda Baca Bintang (*)

By Dek Didi • Apr 4th, 2008 • Category: Featured, Media, Sehari-Hari

jangan-baca-1.jpg

Gerakan ini didedikasikan untuk pembaca surat kabar yang telah dibodohi karena membaca tulisan pesanan. Perhatikan tiap berita yang mencoba memanipulasi pembaca dengan menyertakan tanda bintang (*) di akhir artikel.

Makin banyak media yang berani menurunkan berita pesanan (yang bisa dibeli) tanpa memberi tanda bahwa itu advetorial atau berita iklan. Bahkan, berita itu tidak biberi garis api-tanda tegas untuk membedakan iklan dan berita.

Tragisnya lagi, berita tanda bintang makin merajalela, tak lagi malu-malu. Berita iklan kini di halaman depan alias headline!

Maka dari iru, demi manusia yang makin tengik, bumi yang makin terbakar dengan gombal dan narsis yang tak beradab, sudahilah membaca artikel tanda bintang. Kalau perlu, jangan beli korannya.

Selengkapnya di : http://lodegen.wordpress.com/2008/04/01/jangan-baca-berita-tanda-bintang/

Dek Didi is
Email this author | All posts by Dek Didi

7 Responses »

  1. ikutaaan ahhh….

    Yanuar’s last blog post..Keberuntungan

  2. saya sudah jarang baca koran online :)
    kecuali surat pembaca

    devari’s last blog post..Lupakan saja Grammar itu!

  3. gimana kalo ada teman bloger yg profesinya jadi wartawan lepas bli…??
    artikelnya isi tanda bintang ga..???

    ady gondronk’s last blog post..Mentos dan Cocacola Berbahaya

  4. wah saya sih jarang baca koran…..

    ekads’s last blog post..Sindrome Ketegangan Tingkat Akut

  5. tidak ada pilihan lain, selain balipost.

    Nyoman Ribeka’s last blog post..Pencemaran Nama Baik

  6. tulisan bagus. thanks..

    eko’s last blog post..Tip menyembuhkan BlogDesk

  7. Yah menurut saya sih gak kenapa sebatas secara keseluruhan isi koran/media tersebut berimbang. Advetorial diperlukan oleh kedua belah pihak, untuk media sendiri untuk pendapatan dan untuk si pemilik artikel (biasanya pemerintahan) untuk penyebaran info/program kerja. Dalam dunia pers / jurnalistik dimungkinkan yang penting berimbang. Keto asane yen ssing pelih, soalne di tongos tiang megae keto orahine….

Leave a Reply