Di, Kamu Ultah 3 Kali Setahun Dong?
Wow, berarti kamu ultah 3 kali dalam setahun dong? Kira-kira sejenis itu ungkapan yang biasa saya terima dari rekan-rekan kerja yang terutama berasal dari luar Bali. Ungkapan di atas muncul ketika biasanya saya permisi pulang lebih dahulu dari kantor karena harus pulang lebih awal untuk otonan. Otonan adalah ritual ulang tahun masyarakat Bali*) yang datang setiap 6 bulan sekali.
Datangnya otononan mengkuti siklus Sapta Wara dan Panca Wara serta siklus pawukon. Sapta Wara berumur 7 hari terdiri dari (Radite, Soma, Anggara, Buda, Wrespati, Sukra, Saniscara) dan sama dengan perhitungan Kalender Masehi namun mempunyai nama yang berbeda. Panca Wara berumur 5 hari yang terdiri dari Umanis, Pahing, Pon, Wage, Kliwon. Sedangkan pawukon berjumlah 30 wuku dan masing-masing wuku itu berumur 7 hari. Jadi satu wuku datang setiap 210 hari sekali.
Perhitungan otonan, sama halnya dengan perhitungan Galungan, Kuningan, Saraswati Tumpek dan hari raya lainnya, yaitu setiap 210 hari sekali. Misalnya, Buda Pahing Landep. Sapta wara = Budha, Panca Wara = Pahing, Wuku = Landep. Budha Pahing Landep ini datangnya pasti setiap 210 hari sekali. Masih ingat pelajaran KPK jaman SD dulu kan? Nah begitulah perhitungannya. Hari-hari penting Hindu yang berdasarkan wewaran dan pawukon**) juga seperti itu perhitungannya.***)
Di samping perhitungan hari Raya berdasarkan wewaran dan pawukon, ada juga perhitungan hari raya berdasarkan Sasih. Perhitungan berdasarkan sasih ini biasanya memakai patokan bulan purnama dan bulan mati. (Tileming Sasih ke… atau Purnamaning sasih ke…) Satu sasih berumur 30 hari yang terdiri satu kali purnama dan satu kali tilem.
Masih ada beberapa lagi cara dan siklus perhitungan hari yang dipakai masyarakat Bali. Namun secara umum yang dipakai adalah perhitungan berdasarkan sasih dan pwukon di atas.
Nah, sekarang kebayang kan kenapa saya bisa ulang tahun 3 kali dalam setahun? Dua kali otonan dan 1 kali ulang tahun Masehi.
Catatan:
*) mungkin setiap desa mempunyai cara merayakan dan tradisi berbeda mengenai otonan ini, tetapi secara umum masyarakat Bali mengenal konsep otonan ini.
**)wewaran berasal dari kata wara dan pawukon berasal dari kata wuku
**) silakan berkunjung ke situs BabadBali.com untuk lebih banyak tentang wewaran dan pawukon ini
———————
WisataBali.Net, media penyedia informasi wisata Bali

April 17th, 2008 at 4:52 am
hehehe capek deh beli kue tart
April 17th, 2008 at 6:07 am
nak saje to bli… hahaha…
paramarta’s last blog post..marahnya seorang anak kecil
April 18th, 2008 at 2:30 am
Selamat buat orang hindu Bali, karena banyak kesempatan (lebih dari satu) untuk bersyukur kepada-Nya.
Namun ada kalanya jatuhnya hari otonan bersamaan kembali dengan hari kelahiran sama halnya ketika kita lahir dulu, hal ini pernah saya alamai waktu saya merayakan ultah ke 21 (kalau tidak salah ingat). Siklus ini mungkin akan terulang kembali waktu saya berumur42! AMIN.
mari kita lestarikan budaya Bali, dengan tetap mengadakan upacara otonan sebagai bentuk puja dan puji syukur kita telah terlahir sebagai manusia dan diberi kesempatan untuk menjadi manusia yang lebih baik.
April 18th, 2008 at 6:16 am
enak yah…makam kue tart 3 kali…
ick’s last blog post..Salahnya dimana? [kok ndak bermutu?]
April 19th, 2008 at 12:26 am
otonan makan babi guling……ultah makan kue tart……..dualisme and juga berat di ongkos hihiks
April 19th, 2008 at 6:42 am
kalo saya otonan biasanya nampah guling 3, sampi 2, lengkap deh semua..hehe.
ady gondronk’s last blog post..Judi Dalam Budaya Bali
April 22nd, 2008 at 2:25 am
iya juga…….
tapi berapa abis uangnya y????
eh, jangan dipublikasikan….. entar temen2 selalu minta di undang…
April 23rd, 2008 at 6:08 am
asik dong makan2 terus.
tak colong buat balebengong ya, om.
anton’s last blog post..Butuh Ojek, Panggil Saja Motor Taxi
April 23rd, 2008 at 9:04 am
#devari
Tapi otonan biasanya nampah guling ato paling nggak ayam…
Kue tart kanggoang sekali saja
#paramarta
nak seken ne bli…!!
#harry
yup, bener bli. begitu bersyukurnya masyarakat Bali. dan bersyukurlah karena kita masih bisa menikmati ualng tahun kita
#balibuddy
ya, bener berat di ongkos..
#ady gondrok
Beh, otonan super agung tuh bli. Huehehehe
#suryacx
Kangoang otonan kecil2an bli. Jadi gak begitu berat di ongkos. Wah kalo tiap otonan ngundang2 bisa bangkrut bli.
#anton
Yah, asyik makan2 paling nggak 3 kali setahun. Yg lain2 belum keitung
Silakan dicolong
April 23rd, 2008 at 3:02 pm
kalau ulang tahun kan ada lagunya…selamat ulang tahun kami ucapkan……bla bla
versi inggrisnya juga ada….hepi bersdey tu yu hepi bersdey tu yu…bla bla
kalau otonan lagunya apa ya?….
okanegara’s last blog post..Akhirnya, Saya Jadi Terdakwa!
April 29th, 2008 at 3:46 am
wah senangnya kita ulang tahun 3 kali dalam setahun
ghozan’s last blog post..Tips on Blogsvertise
April 29th, 2008 at 6:08 am
wah bli Didi, patuh dong sama saya hahahahahaha
*melaib sebelum kena sabat sandal*
Arie’s last blog post..[TOMPI] : Sedari Dulu
April 29th, 2008 at 9:10 am
Ne paling enak Otonan di purnama pake Babi Guling biasanya…………….wuihhh, kriuk, kriuk, kulit gulingne……………………….
dede’s last blog post..Lombok Sister Island of Bali??
May 2nd, 2008 at 1:38 pm
wah 3kali dalam setahun ya???
tiyang sing taen ngitung puk bli….
ekads’s last blog post..Pendidikan Kita Hari Ini
May 2nd, 2008 at 10:18 pm
klo ga salah, setiap 17 tahun sekali otonan balik lagi ke tanggal ulang tahun ya…
makanya 17 jadi spesial…
Deddy’s last blog post..Dokter, Tolong baca Blog Saya
May 4th, 2008 at 3:44 am
#okanegara
lagunya apa ya? tanya sama nano biru, mungkin bisa diciptakan satu, hehehehe
#ghozan
kadang berat di ongkos juga bli….
#arie
disana ada juga tradisi otonan?
#dede
bener….jadi laper nih
#ekads
kadang cuma dua kali aja koq
#Deddy
Datangnya setiap ulang tahun yang ke 22.